24 Jam per hari nyaris tak cukup.

Aargghhh, malam worpdress.

Sudah berapa lama sejak tadi pagi aku terbangun aku duduk di kursi yang bersandingan dengan meja belajarku ini.

Meskipun sempat keluar kamar, barusan, aku baru sadar ._. untuk hari ini saja aku baru keluar dari pada pukul 20.15. parah.

Hampir seharian audio menyala menemaniku mengetik berbagai hal yang berurusan baik itu mengenai sosial ataupun tugas.

Arrrgh,

24 jam per hari itu nyaris tak cukup!

 

Untuk makan, bermain, tidur, mengerjakan tugas, mandi, berselancar di dunia maya, merapikan kamar serta menonton berita itu kurang.

Nyaris… nyaris seharian demi satu tugas. Meskipun aku tetap makan dan sempat tidur beberapa jam tadi, aku tetap merasa 24 jam per hari tetap mengikatku dan membatasi ruang ekspresi untuk membuat suatu karya kreatif lain selain kegiatan primerku. Hah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s